Terkadang kita terlalu sibuk dan terlalu menyibukan diri dengan kehidupan sehingga kita lupa untuk mengejar mimpi kita yang tertinggal. Bukankah mimpi adalah bagian dari kehidupan.Bukankah mimpi yang dapat menopang kehidupan 

Yang fana adalah waktu. Kita abadi: memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga sampai pada suatu hari kita lupa untuk apa

“Tapi yang fana adalah waktu, bukan?” Tanyamu

………

Merantau

Saat saya menulis postingan ini saya sedang mencari inspirasi untuk menyelesai tugas (essay) ospek universitas saya. Setelah scrolling dashboard yang telah lama diabaikan muncul hasrat untuk kembali menulis di blog. Sebenarnya rencana ini sudah ada jauh sebelum ini, namun dikarenakan kesibukan dan kemalasan :p maka nanti sekaranglah baru kesampaian.

Saya baru saja menamatkan bacaan novel Negeri 5 Menara untuk kesekian kalinya. Hal ini saya lakukan agar mendapatkan suntikan motivasi sebelum pergi merantau ke kota apel “Malang”. Ada kutipan syair Imam Syafii yang sangat menggetarkan hati saat dibaca pada novel ini.

Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang Pergilah ‘kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia ‘kan keruh menggenang

Flashback ke masa lampau, dimana saya menyebutnya masa penggalauan (saat semuanya galau menentukan jurusan dan universitas), saya juga sempat galau untuk menentukan jurusan yang tepat. Intinya saya hanya ingin merantau, meninggalkan kampung halaman dan menuntut ilmu di PTN ternama, memilih jurusan yang sesuai dengan passion dan meninggalkan seluruh kenyamanan yang ada. “There’s no comfort in growth zone and there’s no growth in comfort zone. I should leave my comfort zone to grow” atas dasar inilah saya memutuskan untuk hengkang dari hometown dan memulai kehidupan baru di perantauan.

snmptn

Alhamdulillah keinginan sejalan dengan kenyataan. Saya lulus SNMPTN (dulu namanya jalur undangan atau PMDK) di Universitas Brawijaya jurusan Teknik PWK (apa itu pwk? silahkan search pada mbah google) . Jurusan ini merupakan pilihan pertama saya. I do Praise to The Lord for His precious gift.

Saya hanya bisa berdoa dan berusaha semoga saat kuliah nanti bisa lebih berprestasi, lebih mandiri dan jadi yang terbaik sesuai moto univ saya (JOIN UB BE THE BEST). Itu saja untuk postingan kali ini, hidup MAHASISWA PERANTAUAN :p.

nb: btw Selamat Idul Fitri mohon maaf lahir dan bathin yaa sobat bloggers. See yaa in another posting.

Untitled

Apa yang kamu lakukan saat mimpimu hampir terwujud tetapi ada sesuatu yang akan menghancurkan mimpi-mimpimu? Tentu kamu tak akan hanya diam. Bertindak dam lakukan sesuatu sebelum semuanya terlambat. Inilah yang membuat kegalauan hati makin parah. Saat pintu mimpi sudah terbuka lebar, ada saja hal yang menghalanginya. Sudah kucoba yang terbaik, saat ini yang terpenting adalah memasrahkan semuanya kepadaNya. Oh, God let me touch and feel my big dream….

Penerapan Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki kasus korupsi yang cukup tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Transparasi Internasional, Indonesia menduduki peringkat ke 6 dari 133 Negara Terkorup. Kita tidak hanya bisa diam dengan kasus yang sangat rumit ini. Oleh karena itu, kita harus menyelamatkan generasi muda dari budaya korupsi yang telah mengakar di Negara kita ini. Memang susah untuk mengheentikannya, tapi bukan berarti kita tidak bisa kan? Continue reading